Tips Memilih Komunitas Moms
Motherhood

Tips Memilih Komunitas Moms

Eh kamu ikut komunitas apa aja moms?

Eh komunitas mana si yang recommended, moms?

Moms, aku bingung banyak banget komunitas sekarang, gimana ni?

Hai moms, sering ga bertanya hal serupa ke teman-teman sendiri. Aku pribadi lumayan sering lho mendapat pertanyaan demikian. Berawal dari sini aku jadi ingin membahas tentang tips memilih komunitas moms beserta beberapa rekomendasi komunitas yang menurut aku jadi rekomendasi perkumpulan ibu.

Sebelum memutuskan untuk berkomunitas nih, sebaiknya moms  paham dulu mengenai apa itu komunitas dan manfaat ikut komunitas. Sebab banyak juga yang mengatakan jika ikut komunitas hanya buang-buang waktu saja. Menurut aku sih, anggapan itu tidak salah jika ikut komunitas yang tidak satu visi dengan kita, memang akan berasa buang-buang waktu saja. Namun, jika ikut komunitas yang orang-orang di dalamnya mempunyai tujuan yang sama dan cocok dengan kita, maka komunitas memberi manfaat yang luar biasa lho.

Komunitas menurut Wikipedia artinya sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama

~ Wikipedia

Manfaat ikut komunitas bagi moms

5 Manfaat Kominitas Moms
Tips memilih komunitas moms : Paham manfaat ikut komunitas

1. Sebagai support system untuk para ibu

Ibu dengan segala profesi baik yang pekerja maupun ibu rumah tanggal memiliki problematika masing-masing yang perlu dukungan agar membuat ibu menjadi lebih sabar dan kuat menghadapi segala problematika yang ada.

Komunitas hadir untuk membantu memberikan support. Komunikasi dalam komunitas bermanfaat dapat menjadi media untuk sama-sama belajar mengatasi problematika yang dihadapi.

2.Media untuk saling berekspresi dan sharing baik informasi maupun pengalaman

Jika para ibu ikut dalam komunitas yang orang-orang di dalamnya mempunyai tujuan dan pengalaman serupa, maka para ibu akan lebih memahami satu sama lain. Ini menjadi ruang para ibu untuk bisa saling bebas mengekpresikan apa yang dirasakan, dan juga berbagi informasi maupun pengalaman yang sudah dimiliki.

3.Baik untuk kondisi mental para ibu yang butuh dukungan

Menurut aku ini penting karena seorang ibu itu butuh dukungan ibu lainnya untuk menguatkan. Karena apabila ibu yang sedang down dan tidak mendapat dukungan yang terjadi ibu bisa depresi.

Dengan adanya komunitas bisa memberikan dukungan positif yang sebenarnya sangat dibutuhkan oleh para ibu ini.

4.Mudah mendapat informasi berkaitan dengan hal-hal yang dibutuhkan ibu

Komunitas jaman now sudah memanfaatkan teknologi yang ada alias sudah online, sehingga para ibu bisa merasakan mudahnya mendapatkan informasi berkaitan degnan hal-hal yang dibutuhkan. Antar ibu di dalam komunitas bisa saling bertukar informasi dengan cepat.

5.Memberikan ketenangan

Ibu dapat bebas memilih komunitas yang dipercaya. Komunitas sebagai tempat perkumpulan ibu yang mempunyai kesamaan tujuan, peran dan pengalaman dapat memberikan rasa tenang dan nyaman bagi para ibu.

6.Bisa menambah ilmu bahkan menambah penghasilan

Yap ini yang menarik dari komunitas jaman now, tidak hanya berbagi rasa namun dalam komunitas para anggotanya bisa berbagi ilmu bahkan bisa berbagi job yang tentunya bisa menambah penghasilan para ibu.

Dan jika komunitas yang dipilih merupakan komunitas dengan positive vibes maka aura yang tercipta adalah kolaborasi bukan kompetisi. Pengen tau bagaimana bisa mendapat komunitas dengan positive vibes. Next, aku akan bahas bagaimana memilih komunitas yang bermanfaat untuk para ibu.

Tips memilih komunitas moms

Nah setelah melihat manfaatnya, kira2 moms tertarik ga ni untuk ikut komunitas? Kalau berminat untuk ikut komunitas, jangan sampai salah pilih komunitas ya  moms. Ini ada beberapa tips memilih komunitas moms.

5 Tips Memilih Komunitas Moms
5 Tips yang bisa dipakai untuk memilih komunitas moms

1.Tentukan motivasi apa saja yang mendorong moms ingin bergabung ke komunitas

Ketika memutuskan untuk gabung ke komunitas, tanyakan dulu kepada diri sendiri pertanyaan – pertanyaan penting ini “Kenapa aku ikut komunitas?” , apakah karena ikutan trend kekinian , atau karena diajak teman atau memang ada kebutuhan dari diri moms  sendiri dan benar-benar karena kemauan sendiri?

Sebenarnya bagaimana asal mula ikut komunitas tidak menjadi masalah selama ada motivasi dari moms untuk berkomunitas.

Pertanyaan selanjutnya adalah “motivasi atau atas dasar apa aku ikut komunitas ?”, untuk menjawab ini masing-masing moms bisa berbeda-beda, ada yang ikut komunitas karena mempunyai hobby yang sama, berlatar belakang pekerjaan yang sama, mempunyai kesamaan tujuan/visi, dan lain lain.

Contoh pada aku ni moms, aku adalah seorang ibu yang doyan banyak aktifitas, mempunyai anak ABK (ADHD) dan suka dengan dunia beauty dan olahraga, aku mencari komunitas sesuai dengan identitas aku. Kalau moms,  sudah menentukan point yang menjadi identitas moms belum? Yuk tentukan sekarang .

2.Listing komunitas yang moms taksir lalu cari tau visi dan misinya

Setelah ketemu point yang menjadi identitas, moms bisa mencari tau ragam komunitas yang sesuai dengan identitas moms tersebut. Bagaimana mencari komunitas?

Di era digital saat ini sangat beragam informasi yang dapat di peroleh baik dari media sosial maupun internet. Moms bisa melakukan browsing  untuk mendapatkan rekomendasi komunitas untuk moms, selain moms bisa juga bertanya kepada teman yang sudah masuk dalam komunitas yang sejalan dengan tujuan moms.

Setelah moms mengantongi beberapa nama komunitas, jangan lupa untuk cari tau visi dan misi nya.

Komunitas yang baik adalah komunitas yang mempunyai visi dan misi yang jelas terutama untuk pengembangan anggotanya, bukan hanya dari sisi kuantitas namun juga kualitas. Tidak jarang moms akan keluar masuk komunitas apabila komunitas tidak mempunyai visi dan misi yang jelas.

3.Pilihlah komunitas yang mempunyai kesamaan tujuan dengan moms.

Ini point yang penting banget ya moms, karena dengan punya tujuan yang sama antar moms  dengan komunitas akan membuat moms lebih intim dalam kominitas , seketika akan terbentuk rasa saling memiliki di dalamnya. Dan efeknya, moms akan merasa nyaman berada dalam komunitas itu. Ini akan mendorong aura positif dalam diri moms sendiri.

4.Pilih juga komunitas yang punya keterikatan sosial dimana hubungan personal antar anggota menyenangkan dan nyaman untuk moms

Dengan berada di dalam komunitas yang membuat moms nyaman, akan tercipta rasa magic. Apa itu rasa magic? Macam-macam moms,  bisa merasakan lebih semangat, kreatif,sadar bahwa  hidup itu indah, lebih bersyukur, punya pikiran yang luas. Sejauh ini itu yang aku rasakan, moms 🙂

5. Pilihlah komunitas yang memberikan wadah saling berbagi

Yes, sekarang adalah era kolaborasi moms, bukan saling sikut. Dalam komunitas ini harus dipupuk sehingga tercipta suasana komunitas yang kondusif.

Rekomendasi komunitas moms

Di point pertama tips memilih komunitas moms tadi, aku sempat singgung mengenai komuninas yang value nya sama dengan tujuan dan alasan aku berkomunitas. Nah ini komunitas yang udah aku buktikan aku bisa berkembang di dalamnya. Oh ya, aku sudah banyak keluar masuk komunitas moms, ada yang diawal rasa2-rasanya oke, ternyata di tengah jalan harus out karena tidak kondusif, berbeda selera dan lain sebagainya . Untuk detail yang ini aku ga akan bahas di sini yah… yang lalu biarlah berlalu ^^.

Oke, langsung aja aku bahas, aku saat ini mengikuti beberapa komunitas ibu dan anak. Dan ini komunitas yang aku sebutkan disini aku rasa mempunyai nilai lebih yang bisa dirasakan.

1.Mom Influencer Indonesia (MOMI)

MOMI adalah suatu support system yang menghubungkan para moms melalui konten yang positif, komunitas ini mempertemukan ibu dari berbagai kalangan dan latar belakang yang suka bersosial media dari berbagai platform. Ada yang ibu rumah tangga, ibu pekerja, ibu entrepreneur, ibu beranak satu hingga banyak, freelancer dan lain sebagainya.

Walaupun berbeda latar belakang, komunitas ini solid, bahkan dengan perbedaan tersebut antar anggota bisa saling bertukar pengalaman. Satu yang pasti dari komunitas ini ialah menghubungkan antar moms melalui hal-hal yang positif.

Aura komunitasnya sangat positif, bertata krama, tidak pernah ada ucapan maupun kata-kata yang tidak pantas terceletuk di komunitas ini. Tidak ada membeda-bedakan member, mau follower nya banyak maupun sedikit di media sosial, semua berbaur.

Slogan dari Mominfluencer sendiri adalah Everymom is a Supermom.

Komunitas ini dibentuk pada bulan Juli 2019. Baru satu tahun memang usianya, tapi pertemanan kami di komunitas ini berasa sudah lama, karena aku sendiri tidak merasakan GAP di sini. Saling support, saling memberi dukungan, saling menyemangati, saling berbagi ilmu , berbagi rasa hingga saling berbagi cuan ada di dalam komunitas ini.

Untuk kegiatan di komunitas ini beragam, mulai dari meet up seminar, aktivitas bersama anak, aktifitas ibu yang semua berdampak positif bagi ibu juga anak. Hanya karena saat menulis ini sedang dalam keadaan pandemic, segala kegiatan dilakukan online seperti make up class online, temu kangen online, seminar-seminar yang bisa memperkaya ilmu dan wawasan para ibu.

Komunitas Moms : Mom Influencer ID
Komunitas Moms : Mom Influencer ID

Aku sendiri bergabung di sini mulai bulan Mei 2020. Aku mengetahui ada komunitas ini awalnya dari teman yang sudah terlebih dulu berada di grup ini.

Dan tertarik masuk ke sini karena testimoni dari teman tersebut sangat positf, dan itu memang terbukti setelah aku ikut masuk menjadi bagian komunitas ini.

Satu kalimat yang selalu aku ingat dari Founder MOMI ini adalah bahwa kita sebagai wanita, memang sudah seharusnya saling mendukung, berkolaborasi bukan berkompetisi.

Bahwa kita sebagai wanita, memang sudah seharusnya saling mendukung, berkolaborasi bukan berkompetisi.

~ Tiandarinie – Founder MomInfluencerID

2.Glow Beauty Squad (GBS)

Glow Beauty Squad adalah wadah bagi para beauty enthusiast yang menyukai dan menggeluti dunia kecantikan. Disini para member bisa saling berdiskusi, sharing tips dan juga bisa saling mendukung dalam hal pengembangan konten beauty.  

Anggota dari komunitas ini juga beragam tidak hanya ibu-ibu, namun juga ada anak sekolah, anak kuliah hingga wanita pekerja yang masih belum berumah tangga. Setali tiga uang dengan point 1, di komunitas ini tidak ada membeda-bedakan member, mau follower nya banyak maupun sedikit di media sosial, semua berbaur.

Hubungan personal antar anggotanya juga berasa kekeluargaannya, saling berbagi tidak hanya di dunia beauty bahkan cuhat hal-hal pribadi agar bisa menjadi lega.

Tidak ada kata bully, yang ada saling memberi dukungan dan semangat.  Dalam komunitas ini juga terdapat 6 admin sebagai core yang ngurusin berbagai macam hal di komunitas ini mulai dari keanggotaan, konten hingga hubungan dengan brand.

Admin disini tidak galak namun tegas. Setiap ada anggota yang keluar jalur pasti diingetin dengan tegas, berasa lagi dingetin dengan ibu kita sendiri di rumah, diingetin karena sayang :).

Kegiatan komunitas ini tentu berhubungan dengan dunia beauty, kegiatan promote brand, kolaborasi make up dengan tema tertentu, belajar bagaimana berkreasi.

Baik admin dan member saling membagi ilmu dan pengetahuan yang diketahui agar sama-sama bisa berkembang di dunia beauty.

Komunitas Beauty : Glow Beauty Squad
Komunitas Beauty : Glow Beauty Squad

Aku bergabung disini mulai bulan Juni 2020. Aku merasa di support banget disini.

Mungkin teman-teman ada yang sudah tau ada yang belum, bahwa aku adalah ibu dari anak ABK, sehingga ketika suka dan masuk ke dunia beauty ini, banyak juga kata-kata pedas yang masuk ke aku “ngapain urus beauty-beauty-an, anak tu diurus” atau “ih anaknya ABK malah ibunya sibuk dandan”.

Aku semula insecure karena kata-kata tersebut, tapi teman-teman di Glow Beauty Squad menyemangati aku. Aku emang ibu ABK, tapi bukan berarti aku ga boleh cantik. Jadi aku sangat merasa “berkeluarga’’, menjadi bagian komunitas ini.

3. TemanADHD

Aku mempunyai anak ABK ( ADHD ), sehingga aku terdorong untuk menemukan komunitas anak ADHD.

Selain mencari dukungan, aku juga bisa mendapat teman setipe, bisa belajar dari yang sudah ngalamin punya anak ADHD.

Alhamdulillah aku menemukan komunitas ini, yang mana aku merasa komunitas ini sangat lengkap. Di dalam komunitas ini tidak hanya ada sekumpulan orang tua dengan anak ADHD, namun ada psikolog, praktisi, terapis sampe ada dokter juga.

Nah yang uniknya ada dokternya yang dulu nya ketika kecil juga mengalami ADHD. Jadi aku merasa sangat terbantu berada dalam komunitas ini.

Bisa mengungkapkan pendapat, apabila salah action bisa diluruskan oleh orang-orang yang kompeten di dalamnya.

Komunitas ADHD : TemanADHD
Komunitas ADHD : TemanADHD

Kegiatan komunitas ini beragam juga, dari dulu seminar bareng, beraktifitas bareng seperti aktifitas bermain bersama anak di lingkungan terbuka,atau mengunjungi objek wisata.

Namun lagi-lagi karena aku menuliskan ini sedang konsisi pandemi, segala kegiatan di ubah ke online. Yah, diskusi online yang membahas problematika seputar anak ADHD, tips dan trick menghadapi anak ADHD, hingga bagaimana meng-handle mental orang tua yang mempunya anak ADHD.

Nah moms, apakah masih ragu ikut komunitas? Atau sudah bisa tercerahkan membaca tulisan aku mengenai tips memilih komunitas moms? Ato ada yang mau kasih rekomendasi komunitas? SIlahkan komen di bawah ya moms.

Semoga bisa membantu ya moms, dan moms bisa menemukan komunitas yang tepat untuk wadah moms berkreasi dan berbagi. Salam !

30 Komentar
  • Juliapasca

    Pernah sekilas tahu yang komunitas pertama mbak nita, yang mominfluencer, etapi belum terlalu kepo. Aku tahu info dari tulisan mbak nita malahan. Dijelaskan secara detil kalau pgn gabung komunitas itu yang sefrekuensi ya mbak. Anyway, Thx ya mbak nita

  • nurulrahma

    Mba Nitaaa makasii tipsnya
    aku punya sodara yg sebenernya pengin gabung komunitas buibu.
    tapi dia clueless dan bingung sendiri
    Nah, aku bisa sodorin artikel ini nih
    untuk jadi insight dan panduan buat dia ye kan

  • Tanti Amelia

    Terus terang aku juga orang yang terbantu sekali dengan adanya KOMUNITAS!

    Aku bukan orang yang suka nongkrong, sekalinya nongkrong biasanya karena kerjaan atau event atau panitia itu dan ini. Nah sarana berkomunikasi di komunitas kan biasanya ada grup WAG- ada grup medsos – sehingga saat bertemu kita udah tau, nih kita mau ngomongin apa aja

    So semua alasan di atas oke banget daku setuju!

  • Samleinad

    Kita perlu selektif dalam bergabung ke komunitas ya. Banyak sih komunitas yg minim manfaatnya, sekedar ngobrol atau gosip sana sini. Namun bagaimana oun juga, jangan sampai juga kita malah antisosial ya

  • Fenni Bungsu

    Dari pengalaman kak Nita ternyata jadi emak-emak riweh ya membicarakan komunitas mana, hahah..

    Berarti nanti daku kalau nanti jadi emak-emak bisa mikir dulu nih mau ngemplang ke komunitas mana biar nggak riweh 😂

  • Rudi G. Aswan

    Panduannya lengkap banget, Kak. Setuju banget sama poin kedua dan ketiga karena bebas berekspresi dan dukungan mental itu kadang tidak selalu didapatkan dari orang terdekat, jadi komunitas bisa menjadi wadah. Aku pas banget baru nulis soal komunitas blogger perempaun kemarin hehe. Emak-emak emang jago banget kok berjejaring, bravo Mak!

  • Kiky

    Terimakasih mba sudah menuliskan ini. Sangat mencerahkan dan bermanfaat. Bookmarked, dan ntar saya pake pas saya sudah menikah dan punya anak juga. Keren banget, komunitas memang memegang peranan penting bagi individu.

  • Sapti nurul hidayati

    Saya juga merasakan manfaat berkomunitas. Kalau saya milih komunitas tentu saja berdasar kesamaan minat. Jadi obrolan nyambung dan bisa nambah wawasan, disamping memperluas pertemanan juga.

  • Karyati Niken

    Eh.eh…eh.. salah satu komunitas yang menurut aku itu strukturnya lengkap dan memberdayakan perempuan banget itu Ibu Profesional. Apalagi sudah mencapai mancanegara juga. Kini IP itu makin berkibar dan tetap on rule banget.

    Wkwkw promo bgt gw yak.

    Tapi diantara sekian banyak komunitas yang aku ikuti (cieee banyak bgt kesannya), kini lagi hibernasi banget sih dengan komunitas2. Banyak yang minta untuk menempati posisi penting, tapi sat ini ku tolak dulu.
    Mundur sejenak untuk melunur lebih jauh ceritanya eeeaaaa. Gayaaa beutttt

  • Artha Nugraha Jonar

    saya juga mendorong istri saya untuk ikut komunitas, biar tidak bosen aja di rumah. Wah saya baru tahu ada komunitas untuk anak ADHD. Kebetulan anak saya juga ADHD, nanti saya rekomendasikan komunitas ini untuk istri saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *