Seribu Kisah nitajuwithafina.com
Blogging

Seribu Kisah nitajuwithafina.com

Blog dengan nama domain nitajuwithafina.com lahir ke dunia digital ini belum genap 1 tahun usianya. Kalau diumpakan dengan proses tumbuh kembang anak, di usia ini masih meniti untuk bisa berjalan lancar. Serupa dengan blog nitajuwithafina.com ini pun sedang meniti untuk bisa berjalan konsisten dan memberikan value kepada siapa saja yang membacanya.

Mengapa Nulis di Blog?

Hal yang menjadi trigger mengapa aku mulai menulis blog adalah kondisi anak aku, Ezio. Sejak lahir seperti yang aku ceritakan juga di sini, Ezio mengalami kelainan lahir. Ketika aku melahirkan Ezio 6 tahun silam, aku rasa dia baik-baik saja lahir sempurna tanpa kurang satu apapun, Alhamdulillah. Tepat di hari ke 3 umurnya, dokter menyerahkan surat lahir Ezio. Dan dari surat lahir itu aku mengetahui bahwa Ezio mengalami kelainan lahir.

Ketika dokter menghampiriku untuk memberitahukan bahwa aku dan Ezio sudah boleh pulang, aku lega. Bersamaan dengan itu dokter menyerahkan surat lahir anakku. Aku pun dengan semangat mulai membaca satu per satu data yang tertera di surat lahir Ezio tersebut. Ku pandangi kata demi kata. Nama Ezio yang panjang bak kereta api juga menghiasi surat lahir ini.

Ku teliti satu demi satu baris, untuk memastikan tidak ada yang typo maupun salah data. Ku baca namaku juga sudah benar. Ku baca nama ayah Ezio juga sudah benar. Pengalaman yang ada, orang suka salah menulis namaku maupun nama ayah Ezio, entah mungkin kebanyakan huruf mati yang berdempetan jadi rawan typo.

Semua tampak perfect , aku bahagia. Menyusuri surat lahir bagian bawah yang menerangkan kondisi Ezio, mulai dari berat lahir, tinggi sampai aku menemukan kata ‘kelainan lahir’. Dan aku sungguh terperangah, pada bagian kelainan lahir tersebut tertulis ‘kelainan lahir : hipospadia’. Dalam hati ku bertanya, ini apa? Katanya anakku sempurna? Kenapa ada kelainan?

Seakan mendengar kata hatiku, dokter pun mulai menjelaskan satu per satu yang tertera di surat lahir. Sampai kepada bagian kelainan lahir, beliau memberikan kesempatan kepada dokter spesialis urologi untuk menerangkan apa itu hipospadia. Singkatnya hipospadia itu merupakan kelainan saluran kencing dimana letak lubang ureter tidak pada tempatnya. Untuk mengatasi ini harus dilakukan koreksi dengan tindakan operasi.

Saat itu aku mendengarkannya dengan seksama dan juga takut. Takut mendengar kata operasi karena yang harus menjalankannya adalah Ezio. Namun aku sedikit lega, karena ternyata hipospadia yang dialami Ezio adalah tipe yang ringan.

Setelah tiba di rumah, aku coba googling mengenai hipospadia ini. Karena banyak pertanyaan yang menggeluti kepalaku ketika mengetahui Ezio harus menjalani operasi koreksi saluran kencing. Pertanyaan yang ketika itu ada dibenakku antara lain:

  • Kapan ya waktu yang tepat dilakukan operasi hipospadia pada anak?
  • Lalu bagaimana prosesurnya?
  • Lalu siapa yang seharusnya melakukan operasi hipospadia pada anak ini?
  • Terus Usia berapa idealnya dilakukan operasi hipospadia?
  • Selanjutnya dimana sebaiknya melakukan operasi hipospadia ini?

Hasil dari googling di kala itu sangat tidak memuaskanku. Aku juga tidak menemukan pengalaman orang yang sudah melakukan operasi koreksi untuk hipospadia ini. Di saat itu akhirnya aku bergerilya bertanya ke lingkungan keluarga. Alhamdulillahnya keluarga besar aku banyak memberikan petunjuk terhadap pertanyan-pertanyaanku itu.

Setelah proses operasi koreksi hipospadia ini berjalan lancar dan Ezio sudah normal kembali. Aku memutuskan untuk menuliskan pengalamanku ke sebuah blog. Selama ini aku membagikannya ke Instagram saja. Tetapi ternyata banyak orang yang ingin mengetahui cerita tentang hipospadia Ezio ini karena mengalami hal serupa.

Trigger menulis di nitajuwithafina.com
Hal yang membuat menulis di nitajuwithafina.com

Tentang nitajuwithafina.com

Berawal dari banyak orang yang ingin mengetahui cerita hipospadia Ezio karena punya pengalaman serupa, aku mulai coba menuliskan kisah-kisah Ezio melalui blog. Ketika itu aku menuliskannya di https://juwithafina.wordpress.com. Ya disinilah blogpostku lahir pertama kali. Yang aku ceritakan semua pengalaman Ezio mulai dari mengetahui mengalami kelainan saluran kencing hingga cerita tentang pemulihan pasca operasi. Alhamdulillah responnya bagus. Semakin banyak yang melek tentang hipospadia ini.

Cikal bakal nitajuwithafina com
Tampilan blog sebelum TLD

Namun di kala ini aku sama sekali tidak memahami ilmu tentang blog. Bisa ku perhatikan sekarang ternyata struktur bahasanya kacau dan tidak ada ‘rasa’ yang diberikan pada tiap kalimatku itu. Dulu aku menulis sekenanya. Mengingat aku juga seorang karyawan, jadi aku hanya menulis ketika aku merawa lowong dari pekerjaanku. Alhasil blog nya menjadi terbengkalai.

Setelah drama hipospadia Ezio, lalu kemudian muncul lagi drama lainnya. Yap, long story short Ezio didiagnosa ADHD (Attention deficit hyperactivity disorder)  atau dalam bahasa Indonesia Gangguan Pemusatan Perhatian & Pemikiran. Lagi lagi informasi yang aku peroleh dari googling tentang ADHD sangatlah terbatas. Dan juga banyak perilaku tidak mengenakan yang aku dan Ezio alami.

Dari pengalaman hipospadia berlanjut ADHD ini, aku memutuskan untuk menceritakan kembali perjalananku dalam menemukan diagnosa yang tepat pada tumbuh kembang Ezio. Untuk menceritakan perjalanan ini aku memutuskan untuk mengubah blog https://juwithafina.wordpress.com/ menjadi TLD dengan nama blog nitajuwithafina.com.

Aku ingin serius menulis kisah tentang Ezio ini. Perilaku tidak mengenakkan yang paling membekas adalah tidak ada sekolah/lembaga belajar di sekitar rumah ku yang mau menerima Ezio ketika aku mengatakan jujur bahwa Ezio adalah anak ADHD dan tengah menjalani terapi. Semua sekolah dekat rumah mengatakan bahwa SDM mereka tidak mumpuni untuk mengajar anak berkebutuhan khusus ( ABK ).

Berawal dari hal ini, aku mencoba menceritakan semua melalui tulisan. Tujuannya bukan untuk mencari belas kasihan, namun untuk menjadi perhatian kepada pihak lain bahwa pendidikan itu adalah hak semua anak, tak terkecuali untuk anak berkebutuhan khusus ( ABK ).

Pendidikan itu adalah hak semua anak, tak terkecuali untuk anak berkebutuhan khusus ( ABK ).

nitajuwithafina.com

Mengapa nitajuwithafina.com?

Ketika akan mengubah blog https://juwithafina.wordpress.com/ menjadi Top Level Domain (TLD), aku sempat berpikiran akan menggunakan nama blog juwithafina.com. Namun setelah berdiskusi dengan diri sendiri, aku memutuskan untuk menambahkan nama panggilanku di depan menjadi nitajuwithafina.com.

Aku berpikir selama ini orang mengenalku dengan nama nita, maka sebaiknya nama blog pribadi aku menyertakan nama yang sudah dikenal orang. Maka pada Januari 2020 lahirlah blog nitajuwithafina.com ini.

Blog ini semula aku isi dengan beragam cerita Ezio berdasarkan pengalaman yang aku jalani sendiri. Seiring berjalannya waktu aku juga coba menceritakan mengenai kegemaranku dan apa saja kegiatanku selain membersamai Ezio. Sebab aku perhatikan banyak dari orang tua anak berkebutuhan khusus yang terlalu fokus mengurus anak sampai tidak memperhatikan diri sendiri. Padahal ini sangat diperlukan sebagai self healing, ibaratnya bisa tetap waras dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus.

Aku juga mempunyai misi yaitu  moms with special kids deserve to be beautiful & healty. Sehingga dalam blog ini aku coba mengurai misi tersebut ke dalam berbagai tulisan berkaitan dengan misi tersebut. Memang blog nitajuwithafina.com ini masi seumur jagung. Namun aku yakin, aku bisa terus mengembangkannya karena aku memang punya keinginan serius disini.

I’m Nita Juwithafina. A mom with a special kid ( ADHD) , beauty enthusiast & sport lover. My misson is moms with special kids deserve to be beautiful & healty.

nitajuwithafina.com

Belajar Ilmu Blog

Sebagai tanda ingin serius di dunia blog, aku banyak mencari referensi menimba ilmu. Salah satunya adalah aku belajar storytelling di Kelas Growth Blogger yang dimentorin oleh Pak Bambang Irwanto. Beliau suka sekali membaca cerita anak, lalu sampai membuat dongeng anak berjudul “SOJA” yang diterbitkan di Majalah BOBO. Anak-anak saja bisa suka dengan cerita buatan pak Bambang, tidak diragukan lagi kemampuan storytelling pak Bambang yang luar biasa. Sungguh aku senang bisa berguru ke Pak Bambang.

Storytelling sebenarnya adalah ilmu basic yang penting diterapkan dalam penulisan blog untuk membawa pembaca merasakan alur cerita yang kita tuliskan di blog. Tidak jarang tulisan ini banyak disukai pembaca karena pembaca bisa merasakan ‘hidup’ dalam cerita tersebut.

Harapanku blog nitajuwithafina.com ini dapat memberikan value bagi para pembacanya. Dan semoga misi yang aku jadikan acuan juga bisa lebur dalam tulisan-tulisan yang disajikan di blog ini. Semangat nulis !!

15 Komentar
    • Nita Juwithafina

      Masih si mas, harus bener2 cari sekolah tipe inklusi, ga bisa masuk sekolah umum biasa. ini lagi nyari SD beberapa sudah di tolak2in. Alasannya tidak menerima anak ABK

  • Moch. Ferry DC

    Pengalaman menulis di blog menyenangkan sebagai jejak digital kemanfaatan bagi pembaca. Sisi positif yang bisa diambil dari berbagi pengalaman pengasuhan anak bisa ditularkan untuk keluarga lain dan itu hikmah positif tentunya.

  • Mia Yunita

    Diriku sangat terkesan mbak Nita setelah membaca mengapa mbak ngeblog. Berbagi kisah tentang kondisi ananda Ezio juga perjuangan mbak sebagai ibu dalam merawat dan membimbingnya dalam blog tentu akan menambah wawasan bagi netizen. Semangat ya, Mbak! Sukses selalu.

  • Andina

    Semoga dengan ada blog mba, ibu-ibu jadi lebih mengerti dan berbagi soal hipospadia ya. Apalagi kayanya jarang ada yang bahas ya mbak

  • Maria Soemitro

    mulia banget tujuan bikin blog

    untuk sharing tentang Ezio

    jangankan teman senasib, sayapun suka bacanya

    agar bisa memahami jika ada kasus sama di sekeliling, minimal sikap apa yang harus saya ambil

    keep writing ya, semangat

  • Annie Nugraha

    Luar biasa Mbak Nita. Tidak semua ibu mau terbuka soal kondisi anaknya lalu berbagi kisah pengalaman tersebut. Padahal dengan bercerita (meskipun sebatas tulisan) pastinya akan melegakan hati. Pun memberikan pengetahuan bagi orang lain yang mungkin belum tau akan kondisi kesehatan tertentu.

    Semoga Ezio bertumbung kembang dengan baik. Selalu mendapatkan kasih sayang yang luar biasa dari kedua orang tuanya.

  • nurulrahma

    Mba Nitaaaa, kamu warbiyasaakkk *virtual hugs*
    beneran motivasi kamu ngeblog tuh super inspiring bgt
    teruslah menulis ya mbaaa
    Keep blogging, keep inspiring!

  • mutia ramadhani

    Ternyata latar belakangnya dari hipospadia Ezio ya mba. Memang lah, anak itu bisa jadi sumber inspirasi utama ibunya. Senang lihat tumbuh kembang Ezio berjalan dengan baik sampai hari ini. Semoga sehat selalu.

Tinggalkan Balasan ke Andina Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *