Nilam Sari, Founder Kebab Baba Rafi
Lifestyle

Nilam Sari: Belajar Berani Memulai dan Konsisten Membangun Bisnis dari Founder Kebab Baba Rafi

Tiba-tiba aku harus bertemu dengan sosok pemilik Kebab Baba Rafi yang biasa aku beli tiap minggu itu??

Siapa yang tidak kenal dengan Nilam Sari? Sosok womanpreneur inspiratif ini dikenal sebagai founder dari Kebab Baba Rafi yang berhasil membawa bisnis kuliner lokal berkembang hingga dikenal di berbagai negara. Namun di balik kesuksesan tersebut, ada perjalanan panjang tentang keberanian memulai, jatuh bangun membangun usaha, hingga menjaga konsistensi di tengah tantangan bisnis yang terus berubah.

Kemarin, aku berkesempatan mengikuti #ISBWorkshop bertajuk “Temukan Keberanian untuk Memulai dan Kekuatan untuk Konsisten”. Salah satu pembicara yang paling menarik perhatian tentu saja adalah Kak Nilam Sari. Sebagai seseorang yang juga tertarik dengan dunia bisnis digital dan kreatif, aku merasa banyak sekali insight yang relate dengan kehidupan sehari-hari, terutama untuk perempuan yang ingin mulai berbisnis tapi masih dipenuhi rasa takut.

Lewat sesi workshop tersebut, aku belajar bahwa sukses bukan hanya tentang modal besar atau strategi rumit. Kadang, keberanian untuk melangkah pertama justru menjadi titik paling penting.

Sosok Inspiratif Nilam Sari

Nilam Sari

Nama Kak Nilam Sari sudah lama dikenal di dunia entrepreneur Indonesia. Bersama mantan suaminya, yang dulu masih menjadi suaminya, ia membangun Kebab Baba Rafi dari nol hingga menjadi salah satu franchise kebab terbesar di Indonesia. Bahkan, bisnis ini berhasil ekspansi ke mancanegara.

Namun yang membuat aku kagum bukan hanya pencapaiannya, melainkan cara beliau menyampaikan perjalanan bisnis dengan sangat jujur dan membumi. Dalam workshop tersebut, Kak Nilam Sari beberapa kali menekankan bahwa semua orang sebenarnya punya kesempatan untuk sukses, asalkan mau mulai dan tidak berhenti di tengah jalan.

Banyak orang ingin punya bisnis sendiri, tetapi terlalu sibuk memikirkan kemungkinan gagal. Padahal menurut Kak Nilam Sari, kegagalan adalah bagian dari proses belajar.

Kalimat itu terasa sangat “nusuk” buat aku pribadi.

Karena memang benar, sering kali kita terlalu banyak overthinking sampai akhirnya tidak jadi memulai apa pun.

Keberanian Memulai Itu Tidak Harus Sempurna

Salah satu poin yang paling aku ingat dari sesi workshop bersama Kak Nilam Sari adalah tentang keberanian memulai.

Menurut beliau, banyak orang menunggu semuanya sempurna dulu baru berani bergerak. Menunggu modal cukup, menunggu waktu tepat, menunggu percaya diri penuh. Padahal kalau terus menunggu, kemungkinan besar kita tidak akan pernah benar-benar mulai.

Aku jadi teringat dengan kondisi sekarang, terutama di era digital. Banyak peluang bisnis yang sebenarnya bisa dimulai dari hal kecil. Bahkan lewat media sosial sekalipun, seseorang sudah bisa membangun personal branding hingga menghasilkan penghasilan tambahan.

Kak Nilam Sari juga mencontohkan bagaimana sebuah bisnis besar pun awalnya dimulai dari langkah sederhana. Tidak langsung sukses besar dalam semalam.

Nilam Sari QuotesHal itu membuat aku sadar bahwa proses kecil yang dilakukan secara terus-menerus ternyata jauh lebih penting dibanding hanya punya rencana besar tanpa aksi nyata.

Konsistensi Adalah Kunci Bertahan

Kalau keberanian membantu kita memulai, maka konsistensi adalah hal yang membuat kita bertahan.

Ini juga menjadi salah satu pembahasan utama dalam webinar #ISBWorkshop kemarin. Kak Nilam Sari menjelaskan bahwa membangun bisnis bukan perjalanan singkat. Akan ada masa ramai, ada juga masa sepi. Akan ada momen semangat tinggi, tetapi ada juga titik lelah yang membuat ingin menyerah.

Di sinilah konsistensi diuji.

Sebagai content creator sekaligus seseorang yang aktif di media sosial, aku sangat relate dengan pembahasan ini. Kadang membuat konten terasa menyenangkan ketika views tinggi dan engagement bagus. Tetapi saat performa turun, rasa insecure mulai muncul.

Namun dari cerita Kak Nilam Sari, aku belajar bahwa konsistensi bukan berarti harus selalu sempurna setiap hari. Konsisten berarti tetap berjalan walaupun perlahan.

Mindset seperti ini menurut aku penting sekali, terutama untuk perempuan yang sering kali harus membagi fokus antara pekerjaan, keluarga, dan kehidupan pribadi.

Belajar Bahwa Perempuan Juga Bisa Jadi Pemimpin Hebat

Hal lain yang membuat aku terinspirasi dari Kak Nilam Sari adalah bagaimana beliau menunjukkan bahwa perempuan juga bisa menjadi pemimpin hebat di dunia bisnis.

Kadang masih ada stigma bahwa perempuan sulit sukses dalam bisnis karena dianggap lebih emosional atau terlalu banyak tanggung jawab lain. Tetapi lewat perjalanan Kak Nilam Sari, kita bisa melihat bahwa perempuan justru punya kekuatan besar dalam membangun relasi, memahami pelanggan, hingga menciptakan inovasi.

Beliau juga terlihat sangat percaya diri saat berbicara, tetapi tetap hangat dan humble. Aura positif seperti itu menurut aku sangat menginspirasi.

Tidak heran jika banyak peserta webinar yang antusias mendengarkan setiap sharing session dari beliau.

Insight yang Paling Membekas dari Webinar #ISBWorkshop

Dari semua materi yang dibahas, ada beberapa insight dari Kak Nilam Sari yang paling membekas di pikiran:

  1. Jangan Takut Memulai dari Kecil

Bisnis besar selalu dimulai dari langkah kecil. Tidak perlu menunggu sempurna untuk mulai bergerak.

  1. Konsistensi Lebih Penting daripada Motivasi

Motivasi bisa naik turun, tetapi konsistensi adalah hal yang membuat seseorang terus berkembang.

  1. Bangun Mental Tangguh

Dalam bisnis pasti ada tantangan. Mental kuat menjadi salah satu faktor penting untuk bertahan.

  1. Terus Belajar dan Beradaptasi

Dunia bisnis selalu berubah. Orang yang mau belajar akan lebih mudah bertahan dibanding mereka yang merasa sudah paling tahu.

  1. Perempuan Punya Kesempatan yang Sama untuk Sukses

Tidak ada batasan gender dalam membangun mimpi dan karier.

Pengalaman Mengikuti Webinar yang Sangat Membuka Pikiran

Workshop ISBJujur saja, awalnya saya mengikuti webinar #ISBWorkshop hanya karena penasaran dengan tema yang diangkat. Tetapi ternyata sesi bersama Kak Nilam Sari memberikan energi positif yang cukup besar.

Kadang kita memang butuh mendengar pengalaman nyata dari seseorang yang sudah melewati banyak proses. Bukan hanya teori motivasi semata, tetapi cerita yang benar-benar terjadi di dunia bisnis.

Aku merasa webinar ini bukan hanya cocok untuk pebisnis, tetapi juga untuk siapa saja yang sedang kehilangan semangat memulai sesuatu. Entah itu memulai bisnis, membangun karier baru, atau bahkan membangun kebiasaan baik dalam hidup.

Karena pada akhirnya, setiap orang pasti punya ketakutan masing-masing.

Dan seperti yang disampaikan Kak Nilam Sari, keberanian bukan berarti tidak takut. Keberanian adalah tetap melangkah walaupun rasa takut itu ada.

Nilam Sari dan Inspirasi untuk Generasi Muda

Kak Nilam Sari bukan hanya seorang pebisnis sukses, tetapi juga sosok inspiratif yang mampu memotivasi banyak orang untuk berkembang.

Di tengah era digital seperti sekarang, generasi muda memang punya peluang besar untuk membangun bisnis maupun personal branding. Namun tantangannya juga semakin banyak, mulai dari rasa insecure, takut gagal, hingga mudah menyerah ketika hasil tidak instan.

Lewat sharing session kemarin, aku belajar bahwa proses adalah bagian yang tidak bisa dilewati.

Kesuksesan bukan datang karena keberuntungan semata, tetapi karena keberanian untuk mulai dan kekuatan untuk tetap konsisten.

Dan menurut aku, itulah pelajaran terbesar yang bisa dipetik dari perjalanan Kak Nilam Sari.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *